Rasa sakit akibat luka bakar dapat diredakan melalui tindakan umum, pengobatan, dan cara lain. 1. Tindakan umum: pasien harus terapi dingin tepat waktu, dengan bilas air dingin, rendam bagian yang terbakar, atau gunakan kantong es yang dibungkus dengan handuk setelah kompres es, sampai batas tertentu, dapat berperan dalam mengurangi efek nyeri. Selain itu, jangan menggosok dan memencet kulit yang terbakar setelah terjadinya luka bakar. 2. Pengobatan: untuk pasien luka bakar nyeri ringan, Anda dapat mengonsumsi ibuprofen, asetaminofen, dan obat analgesik antiinflamasi nonsteroid lainnya di bawah bimbingan dokter. Untuk pasien luka bakar dengan nyeri sedang dan berat, Anda harus mengikuti petunjuk dokter untuk menggunakan morfin, fentanil, dan obat analgesik opioid lainnya. Pasien yang melepuh perlu pergi ke rumah sakit tepat waktu, bekerja sama dengan dokter untuk secara aktif mengobati, dan pada saat yang sama perlu memperkuat manajemen kehidupan sehari-hari, menjaga luka tetap kering, bersih.