Bagaimana seharusnya pasien kanker esofagus makan daging?

Orang dengan kanker esofagus harus meningkatkan asupan daging putih, mengurangi daging merah dan tidak makan daging olahan.

Sebuah studi menemukan bahwa daging olahan dan daging merah merupakan faktor risiko kanker esofagus, dan bahwa memanggang dan menggoreng khususnya dapat secara signifikan meningkatkan risiko kanker esofagus. Daging putih seperti ikan dikaitkan dengan penurunan risiko kanker esofagus, mengurangi risiko kanker esofagus sebesar 20%. Daging olahan adalah karsinogen Grup 2A, dan daging merah meningkatkan risiko kanker esofagus sebesar 26%.

Oleh karena itu, pasien dengan kanker esofagus harus meningkatkan proporsi ikan, udang, ayam, bebek dan unggas, membatasi daging merah seperti daging sapi, domba dan babi tidak lebih dari satu tael per hari (sekitar satu tael daging seukuran dan setebal telapak tangan), hindari metode memasak barbekyu dan goreng-gorengan, dan hilangkan daging olahan seperti sosis sama sekali.