Tiga kesalahpahaman tentang serat makanan

Serat makanan telah menjadi sangat populer dalam beberapa tahun terakhir, karena dapat “membersihkan perut dan usus”, “mencegah penumpukan lemak” dan “meringankan sembelit”, dan dicintai oleh banyak pecinta kecantikan serta orang paruh baya dan orang tua. Seledri dapat dilihat pada sutera halus, merupakan serat makanan yang paling intuitif. Namun pada kenyataannya, serat makanan itu beragam, dan efek kesehatannya terhadap lambung dan usus berbeda-beda pada setiap orang. Singkatnya, tiga kesalahpahaman berikut ini hampir dimiliki semua orang. Mitos 1: Serat makanan hanya ditemukan pada makanan yang bertekstur kasar. Menurut sifat fisik yang berbeda, serat makanan dibagi menjadi dua kategori: larut dan tidak larut. Serat tidak larut terutama ditemukan dalam dedak, kacang-kacangan dan sayuran, dan memiliki tekstur yang kasar karena tidak dapat larut. Serat larut terutama meningkatkan fungsi usus besar, termasuk memperpendek waktu perjalanan sisa pencernaan dan meningkatkan jumlah buang air besar, yang berperan dalam mencegah sembelit dan kanker usus, dan jenis serat inilah yang ditemukan dalam seledri. Jelai, kacang-kacangan, wortel, jeruk, gandum, dll. kaya akan serat larut, yang dapat memperlambat pencernaan makanan, melancarkan gula darah postprandial, selain itu juga menurunkan kadar kolesterol plasma, makanan ini memiliki rasa yang lebih lembut, tetapi juga kaya akan serat makanan. Mitos 2: Serat makanan dapat mengeluarkan limbah dan mempertahankan nutrisi. Serat makanan dalam tubuh untuk mencegah penyerapan zat berbahaya pada saat yang sama, tetapi juga mempengaruhi tubuh manusia untuk protein makanan, garam anorganik dan penyerapan elemen tertentu, terutama untuk tahap pertumbuhan dan perkembangan anak-anak dan remaja, terlalu banyak serat makanan, ada kemungkinan bahwa tubuh manusia yang penting untuk beberapa nutrisi keluar dari tubuh, sehingga mengakibatkan kekurangan gizi. Oleh karena itu, makanlah makanan berserat tinggi secukupnya, terutama untuk anak-anak. Mitos 3: Orang yang memiliki lambung dan usus yang buruk harus menambah serat makanan. Serat makanan memang dapat meringankan sembelit, tetapi juga dapat menyebabkan perut kembung dan sakit perut. Orang dengan fungsi pencernaan yang buruk yang mengonsumsi lebih banyak serat makanan malah akan menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan. Untuk orang dewasa, asupan harian 25-35 gram serat makanan sudah cukup. Pengingat: menderita penyakit anorektal bukanlah waktu yang lama untuk menunda penyakit, beberapa penyakit anorektal dalam waktu yang lama tanpa pengobatan akan sangat membahayakan kesehatan pasien, waktu yang lama tanpa pengobatan juga rentan untuk menginduksi berbagai penyakit anorektal lainnya dalam satu situasi, yang akan sangat membahayakan kesehatan fisik pasien dan mempengaruhi kehidupan normal pasien, oleh karena itu, jika Anda mendapati diri Anda menderita beberapa jenis penyakit anorektal dalam hidup, beberapa gejala, Anda harus tepat waktu. Oleh karena itu, jika Anda mendapati diri Anda menderita beberapa gejala penyakit anorektal dalam hidup Anda, Anda harus pergi ke rumah sakit spesialis anorektal profesional untuk pemeriksaan dan perawatan tepat waktu.