Jika bayi telah mencapai usia untuk menambahkan makanan pendamping ASI, maka dapat mengonsumsi jeruk, yang tidak berbahaya bagi tubuh dan juga dapat menyediakan vitamin bagi tubuh. Pada umumnya, bayi berusia lebih dari 6 bulan mulai menambahkan makanan pendamping ASI untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan nutrisi, jeruk kaya akan nutrisi, rasa manis dan asam, serta mengandung serat pangan, vitamin C, karoten dan berbagai macam mineral yang dibutuhkan tubuh manusia, yang tidak mengandung zat berbahaya bagi bayi, sehingga bayi boleh makan jeruk. Namun, bayi yang baru saja mendapatkan makanan pendamping ASI sebaiknya menambahkan tepung beras yang diperkaya zat besi terlebih dahulu, kemudian dapat menambahkan sedikit bubur jeruk, bubur apel, dan buah-buahan lainnya. Namun, perlu dicatat bahwa jika bayi mengalami reaksi alergi setelah makan jeruk, seperti kemerahan lokal, bengkak, gatal, mual dan muntah, bayi tidak boleh diberikan jeruk dan harus segera mencari perhatian medis. Orang tua disarankan untuk membawa bayi mereka ke Unit Kesehatan Anak di rumah sakit secara teratur dan menyesuaikan makanan pendamping ASI di bawah bimbingan dokter.