Tahukah Anda tentang menstruasi yang “istimewa”?

Menstruasi adalah saat lapisan rahim luruh dan mengeluarkan darah dari vagina. Biasanya berlangsung selama 28-30 hari, kehilangan sekitar 50 ml darah dan berlangsung selama 3-7 hari. Keteraturan sangat penting untuk kesuburan dan menunjukkan bahwa sistem reproduksi berfungsi secara normal, yang merupakan tanda penting kesehatan yang baik. Namun, selain menstruasi yang normal, ada beberapa menstruasi yang istimewa, tahukah Anda? Sistem reproduksi manusia “tidak aktif” untuk waktu yang lama setelah lahir. Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan, permulaan menstruasi terjadi sekitar usia 13 atau 14 tahun untuk anak perempuan. Menstruasi pertama disebut “menarche” dalam istilah medis. “Menarche” adalah tanda penting dari awal pubertas, tetapi beberapa anak perempuan mungkin mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur untuk beberapa waktu setelah menarche. Alasan utama untuk hal ini adalah karena siklus menstruasi tidak cukup stabil dan mudah dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, seperti perubahan fisik, emosional dan lingkungan, sehingga perhatian harus diberikan pada bimbingan psikologis dan perawatan kesehatan. 2. Dismenorea secara medis dikenal sebagai dismenorea primer. Sebagian besar terjadi dalam waktu 1 hingga 2 tahun setelah menarche. Nyeri pertama kali muncul 12 jam sebelum menstruasi, dan rasa sakitnya berkurang pada hari pertama menstruasi dan berlangsung selama 2 hingga 3 hari. Rasa nyeri bervariasi dalam intensitas, terutama di perut bagian bawah, dan dapat menjalar ke daerah lumbosakral dan paha bagian dalam, kadang-kadang disertai mual, muntah, diare, pusing, dan lemas. Pemeriksaan fisik dan instrumental bebas dari patologi organik. Dapat diobati dengan obat penghilang rasa sakit oral, kontrasepsi dan perawatan psikologis juga penting. 3 . Menopause Setelah wanita mengalami masa muda yang subur dan kuat, fungsi ovarium mulai menurun secara alami dan sekresi hormon seks menurun. Pada titik tertentu, endometrium berhenti meluruh dan mengeluarkan darah secara berkala, dan tidak ada lagi menstruasi. Periode menstruasi terakhir disebut menopause. Sering terjadi masa transisi sebelum menopause, ketika menstruasi tidak teratur dan disertai dengan beberapa perubahan fisiologis dan psikologis, seperti sakit kepala, demam ringan, edema kelopak mata, pembengkakan payudara, nyeri punggung, rasa haus, sariawan, dan ketidakstabilan emosi, yang dikenal sebagai “sindrom pramenstruasi”. Selain penyesuaian diri terhadap kondisi psikologis, hal ini dapat diobati dengan suplementasi estrogen yang tepat di bawah bimbingan dokter. Setelah kehamilan, indung telur berhenti berovulasi dan tidak ada lagi menstruasi yang terjadi, tetapi sangat sedikit wanita yang masih mengalami sedikit perdarahan vagina seperti menstruasi pada tahap awal kehamilan. Penelitian medis modern menunjukkan bahwa hal ini terkait dengan tingkat hormon dalam tubuh. Pada tahap awal kehamilan, kadar progesteron wanita rendah dan pembentukan mekonium rahim belum sempurna, sehingga mengakibatkan perdarahan yang disalahartikan sebagai ‘menstruasi’. Fenomena ini tidak berlangsung lebih dari 4 bulan setelah kehamilan dan tidak memiliki efek buruk pada ibu atau janin. 5. Amenorea Amenorea primer adalah istilah yang digunakan untuk mereka yang belum mengalami menstruasi pada usia 18 tahun. Kecuali untuk kehamilan, menyusui dan menopause, mereka yang pernah mengalami menstruasi dan kemudian berhenti selama lebih dari 3 bulan disebut amenorea sekunder. Penyakit sistemik, perubahan lingkungan dan rangsangan mental dapat mempengaruhi fungsi ovarium dan menyebabkan amenorea, demikian juga lesi atau perkembangan abnormal organ reproduksi tertentu. Menoragia harus diperiksa sedini mungkin untuk mengidentifikasi penyebabnya dan mengobatinya dengan segera, jika tidak, hal ini dapat mempengaruhi kesuburan. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memperhatikan kebersihan menstruasi, menjaga kehangatan, mengatur kehidupan sekolah Anda secara rasional, menghilangkan faktor stres, meningkatkan status gizi, dan terutama menghentikan penurunan berat badan yang tidak tepat. Langkah-langkah pengobatan seperti menstruasi, regulasi endokrin dan promosi ovulasi dapat digunakan. Jika hal ini tidak berhasil, obat-obatan dapat digunakan untuk mengembalikan siklus buatan. Beberapa wanita mengalami darah di mulut, pendarahan hidung atau bahkan pendarahan dari saluran telinga luar, pendarahan konjungtiva atau darah dalam tinja setiap kali mereka mengalami siklus menstruasi, yang secara medis disebut “menstruasi kompensasi”, yang umumnya dikenal sebagai “menstruasi terbalik”. Kasus lainnya disebabkan oleh trauma, seperti pengikisan, operasi caesar atau histerektomi, di mana endometrium berpindah ke area di luar rahim, seperti paru-paru, pleura, saluran pencernaan, dan jaringan subkutan, dan diatur oleh estrogen dengan cara yang sama seperti endometrium in situ. Hal ini dikenal sebagai “endometriosis”. Kondisi ini ditandai dengan adanya darah dalam dahak atau hemoptisis, hematuria berkala, muntah darah, darah dalam tinja dan perdarahan subkutan pada permulaan menstruasi, dan berhenti setelah menopause. Jika Anda mengalami “menstruasi mundur”, Anda harus pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. 7, haid gelap Wanita usia subur, meskipun ada perubahan siklus ovarium dan endometrium, tetapi tidak ada aliran darah haid, keadaan ini disebut “haid gelap”. Menstruasi gelap biasanya tidak mempengaruhi kesuburan, tetapi sangat jarang terjadi dan hanya dapat dikonfirmasi dengan pemeriksaan lengkap oleh spesialis rumah sakit. Menstruasi yang tidak normal adalah suatu kondisi yang harus ditanggapi secara serius oleh para wanita dan tidak boleh dibiarkan begitu saja, karena dapat memperburuk kondisi dan berdampak buruk.