Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi kelupaan dan gangguan kognitif pada lansia

  Amnesia pikun jinak, yaitu gangguan memori yang berkaitan dengan usia. Ini mengacu pada kehilangan memori fisiologis yang terjadi seiring dengan penuaan pada orang lanjut usia, tanpa manifestasi klinis demensia, yang merupakan proses penuaan otak yang normal atau non-progresif secara fisiologis. Gangguan memori ini ditandai dengan kesulitan dalam mengingat secara akurat detail peristiwa tertentu, mengingat nama orang, tempat, dll. Meskipun terkadang dilupakan, namun dapat diingat kembali setelah beberapa saat, atau terkadang elemen kecil tertentu dilupakan, sementara episode yang dilupakan tersebut dapat diingat kembali. Kemampuan orang tersebut untuk melakukan kehidupan sehari-hari atau aktivitas sosial adalah normal. Ini adalah cerminan dari tatanan alam.  Gangguan kognitif ringan Suatu kondisi gangguan kognitif klinis antara penuaan normal dan penyakit Alzheimer. Hal ini ditandai dengan keluhan gangguan memori pasien sendiri, yang dikonfirmasi oleh orang yang mengetahui, dan dapat disertai dengan gangguan kognitif lainnya (misalnya perhatian, struktur visuospasial, kefasihan kata, fungsi eksekutif, dll.), tetapi fungsi sosio-kerja atau fungsi kehidupan sehari-hari tidak terpengaruh.  Hubungan dengan penyakit Alzheimer: rata-rata, 10-15% pasien dengan MCI berubah menjadi penyakit Alzheimer setiap tahunnya; setelah 3 tahun, angka ini dapat mencapai 50%; setelah 6 tahun, sekitar 80%.