(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan umum. Informasi dalam konten berikut ini telah diproses untuk melindungi privasi pasien)
Abstrak: Pasien, Nenek Zhang yang berusia 84 tahun, baru-baru ini diketahui oleh keluarganya sering kehilangan barang dan ingatannya semakin buruk. Dia juga menunjukkan bahwa ingatannya semakin memburuk, dan kualitas tidurnya buruk di malam hari, tidak hanya selalu tidak bisa tidur, tetapi dia juga mudah terbangun setelah tertidur, sehingga dia datang ke rumah sakit untuk berkonsultasi. Pasien didiagnosis dengan demensia tahap awal, dengan mempertimbangkan kondisi spesifiknya dan hasil tes yang relevan. Setelah serangkaian pengobatan kombinasi, gejala pasien mereda.
Informasi dasar】Perempuan, 84 tahun
Jenis penyakit】 Demensia tahap awal
Rumah Sakit】Rumah Sakit Rakyat Kota Jixi
Tanggal Konsultasi】Maret 2022
Rencana pengobatan】Obat-obatan (Injeksi ekstrak ginkgo biloba + injeksi piracetam + tablet donepezil hidroklorida + tablet meperidin hidroklorida + tablet pelepasan terkontrol nifedipin + tablet larutan enterik aspirin + tablet kalsium resulfat + tablet zolpidem tartrat)
Periode Perawatan】 Perawatan selama 2 minggu, tindak lanjut setelah 6 bulan
【Efek pengobatan】 Perbaikan kondisi dan peningkatan kemampuan kognitif
I. Konsultasi awal
Pasien dibawa ke klinik oleh keluarganya, yang mengatakan bahwa mereka menyadari bahwa pasien telah kehilangan barang-barangnya belakangan ini.
Pertanyaan terperinci tentang riwayat medis pasien mengungkapkan bahwa manifestasi utama adalah kehilangan ingatan, tetapi untuk ingatan jauh, ingatan relatif lebih jelas. Selain itu, kemampuan perhitungan lansia telah berubah, seperti membayar dan melunasi tagihan, yang terkadang sulit dihitung. Ada juga beberapa perubahan pada kepribadian pasien, dari ceria menjadi pendiam dan tidak tersenyum, dan dia menjadi sensitif dan curiga.
Riwayat medis yang mendetail mengungkapkan bahwa pasien memiliki hipertensi di masa lalu, yang tidak terkontrol dengan baik meskipun telah minum obat secara teratur, dengan tekanan darah sekitar 140-155/80-90 mmHg. Riwayat medis lain yang relevan ditolak.
Pasien diberikan beberapa pemeriksaan yang relevan untuk mengetahui awal penyakit ini. Temuan CT kranial menunjukkan area ganglia basal bilateral dan infark lakunar talamus kanan. Ultrasonografi pembuluh darah kepala dan leher menunjukkan penebalan intima dan beberapa pembentukan plak sklerotik pada arteri vertebralis secara bilateral dan pembentukan plak sklerotik pada percabangan batang kepala dan lengan. EEG menunjukkan penurunan amplitudo gelombang dan skor 20 pada Skala Pemeriksaan Keadaan Mental Sederhana. Dikombinasikan dengan riwayat medis pasien dan pemeriksaan yang relevan, pasien dapat didiagnosis dengan demensia tahap awal.
II. Riwayat pengobatan
Berdasarkan morbiditas pasien dan temuan pemeriksaan, diputuskan untuk memberikan pengobatan farmakologis kepada pasien, yang disetujui oleh keluarga dan pasien.
Pertama, injeksi ekstrak Ginkgo biloba diberikan untuk meningkatkan sirkulasi darah di otak; kedua, pasien diberikan obat neurotropik untuk otak, menggunakan injeksi piracetam yang diberikan secara oral, bersama dengan tablet donepezil hidroklorida untuk meningkatkan fungsi transfer neurotransmitter dan dengan demikian meningkatkan tingkat kognitif pasien; kemudian, obat untuk mengatur aktivitas sinapsis neuron digunakan untuk meningkatkan gejala, menggunakan tablet memantine hidroklorida yang diberikan secara oral; akhirnya, pasien Akhirnya, pasien diberi pengobatan hipertensi dan anti-aterosklerosis untuk faktor risiko, dengan tablet pelepasan terkontrol nifedipin untuk stabilisasi tekanan darah secara oral, tablet salut enterik aspirin untuk pemberian oral dan tablet kalsium resuprastatin untuk anti-aterosklerosis oral; pada saat yang sama, pasien diberi obat perbaikan tidur, dengan tablet tartrat zolpidem untuk meningkatkan kualitas tidur.
III. Efek pengobatan
Setelah menggunakan injeksi ekstrak Ginkgo biloba dan injeksi piracetam selama 2 minggu untuk sedasi, kualitas tidur pasien membaik dan ingatannya membaik, dan ia diperbolehkan pulang. Pada kunjungan tindak lanjut enam bulan kemudian, kondisi mental pasien juga membaik dan ia mendapatkan kembali kepribadiannya yang optimis dan ceria. Pasien melaporkan bahwa ia sekarang merasa lebih baik secara mental dan memiliki ingatan yang lebih baik, dan keluarganya menambahkan bahwa kondisi pasien secara keseluruhan sekarang jauh lebih baik daripada sebelumnya.
IV. Catatan
Kami senang bahwa gejala-gejala yang tidak diinginkan pada pasien terkendali setelah pengobatan yang agresif. Karena intervensi gaya hidup sangat penting dalam mengendalikan dan memperlambat perkembangan penyakit ini, pasien harus berpartisipasi dalam lebih banyak kegiatan sosial dan berolahraga secara tepat; mereka dapat mengonsumsi lebih banyak makanan yang kaya akan asam lemak tak jenuh, seperti ikan laut dalam. Selain itu, karena demensia dapat dengan mudah menyebabkan perubahan ingatan dan disorientasi, pasien perlu membawa identifikasi atau rincian kontak jika mereka keluar rumah tanpa ditemani, untuk berjaga-jaga jika mereka tersesat.
V. Wawasan pribadi
Demensia dimulai secara diam-diam pada tahap awal dan terutama ditandai dengan penurunan mental yang terus-menerus dan progresif, dengan gejala yang paling umum adalah gangguan memori. Namun, untuk orang tua, gangguan memori sebagian besar mudah diabaikan pada tahap awal, seperti pada pasien ini. Meskipun tidak ada pengobatan khusus untuk membalikkan atau menghentikan perkembangan penyakit ini, namun penting untuk meningkatkan kualitas hidup sehari-hari pasien jika terdeteksi pada tahap awal dan diberikan strategi pengobatan yang komprehensif seperti dukungan gejala pada tahap awal. Oleh karena itu, sangat bijaksana untuk mencari pertolongan medis lebih awal ketika kondisi ini terjadi.