Gejala penyakit serebrovaskular

  Manifestasi utama penyakit serebrovaskular adalah hemiplegia, afasia, berkurangnya kemampuan menghitung, daya ingat, dan, jika memengaruhi penglihatan, kebutaan.  Penyakit serebrovaskular (termasuk penyakit serebrovaskular hemoragik dan iskemik) juga dikenal sebagai stroke otak dalam pengobatan Tiongkok. Manifestasi klinis stroke serebral sangat beragam, dengan hemiplegia dan afasia yang paling umum, karena kelainan pembuluh darah otak pada sisi yang terkena. Pasien mungkin juga mengalami gangguan bicara, seperti bicara cadel dan afasia motorik. Pasien dengan pendarahan otak juga dapat mengalami mati rasa pada anggota badan, sakit kepala dan muntah proyektil.  Tes yang paling dapat diandalkan adalah pencitraan, seperti CT dan MRI, yang berguna dalam mendiagnosis penyakit serebrovaskular, dan penyakit otak organik lainnya. Pasien dengan malformasi serebrovaskular, misalnya, akan mengalami sakit kepala berulang yang persisten, dan mereka yang menderita tumor otak juga akan mengalami sakit kepala, disfungsi anggota tubuh, muntah dan gangguan penglihatan.