Mengapa saluran genital meradang dan mengapa tidak subur?

Peradangan pada saluran reproduksi adalah salah satu faktor terpenting yang berkontribusi terhadap infertilitas pria. Peradangan mempengaruhi kesuburan dengan beberapa cara: peradangan itu sendiri dapat menyebabkan kerusakan jaringan spermatogenik dan mengganggu fungsi spermatogenik seperti tuberkulosis testis dan orkitis akut yang berhubungan dengan gondong, yang pertama menyebabkan kerusakan langsung pada struktur testis dan yang kedua menyebabkan lesi degeneratif pada epitel spermatogenik. Peradangan mengganggu sawar darah-testis yang menyebabkan perkembangan antibodi anti-sperma. Respons inflamasi menyebabkan terbentuknya jaringan parut yang menyebabkan penyempitan dan penyumbatan lumen saluran genital, atau bahkan atresia total, sehingga sperma tidak dapat diangkut ke luar. Sekresi endokrin yang meradang dan racun yang dikeluarkan oleh patogen sangat meracuni sperma sehingga menyebabkan keracunan sperma, kematian, pembusukan, masa hidup yang lebih pendek, atau aglutinasi sperma, sehingga mengurangi kemampuan sperma untuk membuahi. Peradangan dapat menyebabkan perubahan sifat fisikokimiawi plasma seminalis yang mengurangi viabilitas sperma. Beberapa kondisi peradangan itu sendiri (misalnya prostatitis kronis, testitis sperma) juga dapat menyebabkan disfungsi seksual seperti DE dan ejakulasi dini sehingga menyulitkan istri untuk hamil. Oleh karena itu, bagi mereka yang memiliki infeksi saluran reproduksi dan ingin memiliki anak, mereka harus diobati secara aktif.