Pasien dengan blefaroplastoma di kelopak mata atas dapat diobati dengan terapi obat, terapi fisik, dan pembedahan untuk meredakan ketidaknyamanan. 1. Terapi obat: pasien dengan blepharospasm dapat mengikuti petunjuk dokter untuk menggunakan antagonis metabolik, obat heparin, obat pengelupasan kulit kimiawi untuk pengobatan, seperti paxillin, fluorourasil, natrium heparin, asam trikloroasetat, dll., yang dapat membuat jaringan lokal menjadi nekrosis, berkerak, dan rontok, serta mencapai tujuan menghilangkan blepharospasm. 2. Terapi fisik: pasien dengan blepharoplastoma juga dapat menjalani cryotherapy, terapi microwave, terapi laser dan terapi fisik lainnya untuk menghilangkan pembengkakan dan meredakan gejala yang tidak nyaman. 3. Pembedahan: jika perawatan di atas tidak efektif, pasien juga dapat mempertimbangkan pembedahan, yang meliputi eksisi langsung atau perbaikan flap kulit setelah eksisi dan pencangkokan kulit. Disarankan agar pasien dengan blepharoplastoma berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mengevaluasi kondisinya dan mengikuti instruksi dokter.