Kambuhnya distensi dan nyeri pinggang akibat batu ginjal dapat diatasi dengan pengobatan, perawatan konservatif, dan pembedahan. 1. Pereda nyeri dengan obat: Obat oral seperti kapsul natrium diklofenak dan kapsul fenbendazol dapat diminum di bawah bimbingan dokter untuk meredakan pembengkakan dan nyeri pinggang secara efektif. Obat oral seperti butiran natrium hidrogen sitrat kalium dapat diminum untuk membantu melarutkan batu dan mengurangi gejala setelah keluar dari tubuh. 2. Pengobatan konservatif: Jika batu kurang dari 6mm, Anda dapat minum lebih banyak air, melompat dan lompat tali setiap hari untuk mendorong keluarnya batu di dalam tubuh, yang efektif dalam meredakan pembengkakan dan rasa sakit di pinggang. 3. Pembedahan: Bila batu ginjal dikombinasikan dengan hidronefrosis dan diameter maksimum batu ginjal kurang dari 2 cm, maka dapat diobati dengan litotripsi gelombang kejut ekstrakorporeal. Ketika batu ginjal dikombinasikan dengan hidronefrosis parah atau batu berukuran lebih besar dari 2 cm, batu ginjal dapat diobati dengan bedah laser invasif minimal untuk mengeluarkan batu langsung dari dalam tubuh. Ketika batu ginjal kambuh dengan pembengkakan dan nyeri punggung, Anda perlu secara aktif mendengarkan saran dokter untuk pengobatan. Pada saat yang sama, Anda perlu memperhatikan kehangatan pinggang untuk menghindari rasa dingin yang memperparah rasa sakit.