Air mani terdiri dari sperma dan plasma seminalis, dengan jumlah sperma sekitar 5% dari air mani dan sisanya adalah plasma seminalis. Selain air, fruktosa, protein dan lemak, air mani juga mengandung berbagai macam enzim dan garam anorganik. Fungsi fisiologis plasma seminalis adalah untuk memfasilitasi kelangsungan hidup, aktivitas dan transportasi sperma. Bagian pertama dari air mani yang diejakulasikan biasanya didominasi oleh cairan prostat, yang memiliki kepadatan sperma paling tinggi dan sangat berenergi, sedangkan bagian kedua didominasi oleh sekresi vesikula seminalis, di mana sperma kurang berenergi. Jika prostat dan vesikula seminalis berfungsi secara tidak normal, maka dapat menyebabkan ketidaksuburan pada pria. Air mani yang normal berwarna putih susu atau kekuningan. Air mani adalah jenis cairan tubuh dan banyak penyakit menular seksual yang dapat ditularkan satu sama lain melalui air mani.