Ada perbedaan yang sangat jelas antara ketidaknyamanan visceral, yang merupakan kelainan sensorik, dan halusinasi visceral, yang merupakan kelainan persepsi. Ketidaknyamanan visceral bisa tidak terbatas lokasinya dan bisa melibatkan ketidaknyamanan dan rasa sakit yang tak terlukiskan di seluruh tubuh, tetapi halusinasi visceral terutama sensasi abnormal yang terpaku pada organ tertentu, seperti sensasi terpelintir dan patah di jantung, perut atau usus. Ketidaknyamanan visceral sulit untuk digambarkan dalam hal lokasi yang tepat, sifat dan gejala rasa sakit, dengan sebagian besar manifestasi berupa sensasi menarik, mengembara dan menggigit serangga, sedangkan halusinasi visceral lebih jelas digambarkan dalam hal lokasi dan ketidaknyamanan yang menyakitkan, seperti perasaan sakit yang sangat pasti, patah tulang, perforasi, terbakar, dll. Ketidaknyamanan visceral terutama terlihat pada gangguan neurologis seperti hipokondria dan gangguan kecemasan, sementara halusinasi visceral lebih sering terlihat pada masalah psikologis seperti skizofrenia dan psikosis menopause.