Virus varicella-zoster dapat ditularkan melalui percikan cairan dari pasien, sehingga memakai masker berguna untuk pencegahan. Selain penularan melalui percikan, kontak dengan barang yang baru terkontaminasi oleh cairan lepuhan penderita virus varicella-zoster juga dapat menular. Tingginya angka kejadian cacar air terjadi di taman kanak-kanak, sekolah dasar dan menengah, serta tempat berkumpul, dan musim kejadian tinggi terutama pada musim dingin dan musim semi. Pasien cacar air dari munculnya gejala demam hingga masa keropeng adalah masa menular, sangat menular, anak-anak umum terjadi, sampai tahap tertentu akan berhenti atau sembuh sendiri, ruam cacar air berdistribusi sentripetal, dapat terlihat bintik-bintik, papula, lepuh herpes dan ruam berkerak. Sebagian besar pasien dapat membentuk antibodi dalam tubuh setelah sembuh dan tidak lagi terinfeksi cacar air, namun virus laten dalam tubuh dapat menyebabkan herpes zoster bila diaktifkan di kemudian hari.