Jika seorang wanita mengalami perdarahan saat berhubungan seks, ada beberapa kemungkinan: 1. Lesi serviks. 2. Peradangan vagina. 3. Ada kemungkinan hubungan seksual merangsang kontraksi rahim, menyebabkan endometrium luruh dan menyebabkan perdarahan. Untuk membuat diagnosis yang jelas, disarankan untuk mengunjungi departemen ginekologi rumah sakit. Pertama, pemeriksaan ginekologi harus dilakukan untuk mengetahui apakah ada peradangan pada vulva dan vagina, dan apakah ada pertumbuhan serviks yang tidak normal, erosi, perdarahan kontak, dll. Ultrasonografi juga harus dilakukan untuk mengetahui apakah ada lesi yang menempati rongga rahim dan ketebalan endometrium. Jika, setelah pemeriksaan ini, perdarahan dianggap disebabkan oleh lesi serviks, sitologi serviks, tes HPV dan, jika perlu, kolposkopi dan biopsi serviks direkomendasikan untuk diagnosis pasti.