Kolangitis akut biasanya merujuk pada peradangan akut pada sistem empedu yang disebabkan oleh infeksi bakteri, dan penanganannya meliputi pengobatan non-bedah, dekompresi dan drainase empedu darurat, serta pengobatan lanjutan.
1. Perawatan non-bedah: pertahankan akses vena yang efektif dan kembalikan volume darah; gunakan antibiotik yang cukup dalam kombinasi, pertama-tama gunakan obat untuk melawan basil gram negatif dan bakteri anaerob (misalnya cefoperazone, cefozoxime, dll.); perbaiki gangguan keseimbangan elektrolit air dan asam basa; dan berikan perawatan simptomatik, seperti menurunkan suhu dan mengisi berbagai jenis nutrisi. Obat-obatan harus digunakan di bawah bimbingan dokter.
2. Dekompresi dan drainase saluran empedu darurat: hanya dengan menurunkan tekanan di saluran empedu, refluks empedu atau bakteri ke dalam darah dapat dihentikan dan memburuknya kondisi dapat diblokir, metode pembedahan yang umum dilakukan meliputi drainase nasobiliari endoskopi, drainase empedu tusuk hati perkutan, dan sebagainya.
3. Perawatan lanjutan: Operasi dekompresi dan drainase tidak sepenuhnya menghilangkan penyebab penyakit, dan kegagalan untuk menindaklanjuti dapat menyebabkan episode berulang. Ketika kondisi umum pasien pulih, perawatan bedah lengkap harus dilakukan setelah 1-3 bulan sesuai dengan penyebab utama pasien, seperti koledoktomi, kolangiopankreatografi retrograde, dan litotripsi.
Pasien dengan kolangitis akut harus segera dibawa ke rumah sakit, karena penyakit ini bersifat akut dan penundaan dapat menyebabkan konsekuensi yang serius.