Pengelupasan jari kaki pada bayi dianggap disebabkan oleh tinea pedis, keratolisis, kekurangan vitamin A, serta penyebab lain seperti eksim. 1. Tinea pedis: Tinea pedis terutama disebabkan oleh infeksi jamur, dan pasien akan mengalami kulit yang gatal, menebal dan bersisik pada kaki, serta kulit mengelupas dan manifestasi lainnya. Jika tinea pedis terjadi pada kaki bayi, mungkin terdapat gejala pengelupasan pada jari-jari kaki. 2. Keratosis pilaris: penyebab keratosis pilaris belum jelas, dan dianggap disebabkan oleh infeksi dermatofita dan keringat berlebih. Pasien akan mengalami telapak kaki, telapak tangan dan bagian kaki lainnya akan tampak mengelupas, bersisik dan gejala lainnya. Jika jari-jari kaki bayi muncul keratosis pilaris, akan ada gejala kulit mengelupas. 3. Kekurangan vitamin A: Kekurangan vitamin A dapat disebabkan oleh kurangnya asupan vitamin A dan penyakit hati. Penderita akan mengalami kulit kering, kulit bersisik, gatal-gatal, serta manifestasi lain seperti mata kering dan gangguan pertumbuhan. Jika bayi mengalami kekurangan vitamin A, maka akan bermanifestasi sebagai jari-jari kaki yang mengelupas. 4. Lainnya: Pengelupasan jari kaki pada bayi juga dianggap disebabkan oleh eksim dan pustulosis palmoplantar. Disarankan bahwa jika bayi mengalami pengelupasan jari kaki, orang tua perlu membawa bayi ke dokter tepat waktu, dan dokter akan memilih metode pengobatan yang tepat setelah mengklarifikasi penyebab penyakit.