Ini bukan nama klinis, melainkan deskripsi umum dari gejala yang dapat menyebabkan pembengkakan anus, rasa sakit, sering buang air besar dan perasaan buang air besar yang tidak tuntas, kadang-kadang disertai dengan sakit perut. Kunjungan lebih lanjut ke rumah sakit dapat menjadi pilihan. Tes tinja dapat dilakukan untuk menyingkirkan kondisi umum yang dapat menyebabkan timbulnya disentri, seperti disentri bakteri, disentri amuba, dan sindrom iritasi usus besar. Pasien dengan kram usus atau gangguan pencernaan juga dapat mengalami nyeri perut dengan nyeri dubur dan dapat diberi resep obat seperti skopolamin untuk meredakan nyeri.