Cara mengobati perdarahan alveolar

Perdarahan alveolar dapat menyebabkan disfungsi pernapasan dan bahkan dapat mengancam jiwa. Intubasi trakea atau trakeotomi untuk ventilasi mekanis harus segera dilakukan. Beberapa obat hemostatik seperti vitamin K1 dan hemaglutinin juga dapat digunakan untuk mengendalikan perdarahan sesegera mungkin dan untuk menyesuaikan serta menanganinya. Perdarahan alveolar biasanya merupakan lesi paru-paru yang disebabkan oleh gagal jantung kiri akut dan tuberkulosis, yang dapat mengandung nitrat dan dengan demikian meringankan gejala gagal jantung kiri. Pasien dapat menggunakan rifampisin, isoniazid, etambutol, bixinamide dan streptomisin untuk mengobati tuberkulosis. Menjaga udara di dalam ruangan tetap segar dan kering serta bersirkulasi untuk mengurangi pertumbuhan bakteri dapat meredakannya melalui kombinasi aktivitas dan istirahat.