Kebutaan mendadak pada anak berusia enam tahun dapat disebabkan oleh trauma mata, glaukoma, dan penyumbatan arteri retina sentral.
1. Trauma mata: Jika mata anak berusia enam tahun tiba-tiba mengalami trauma, seperti cedera saraf optik atau pecahnya bola mata, hal ini dapat menyebabkan hilangnya penglihatan dan kebutaan mendadak.
2. Glaukoma: Anak-anak dengan glaukoma sudut tertutup akut primer dapat mengalami kehilangan penglihatan secara tiba-tiba dan signifikan akibat penutupan sudut intraokular yang tiba-tiba, sehingga mengakibatkan peningkatan tekanan intraokular yang tajam, serta pembengkakan dan nyeri pada mata, mual, muntah, dan gejala-gejala tidak nyaman lainnya.
3. Oklusi arteri retina sentral: Anak-anak dengan oklusi arteri retina sentral dapat mengalami kehilangan penglihatan secara tiba-tiba, bahkan hingga tidak dapat melihat cahaya, karena kurangnya darah di mata.
Dianjurkan agar anak-anak yang mengalami kehilangan penglihatan harus segera berkonsultasi dengan dokter untuk menilai kondisi mereka dan mengikuti petunjuk dokter untuk pengobatan.