Lutut yang tertekuk dan meletup-letup dapat berupa letupan fisiologis atau letupan patologis yang disebabkan oleh cedera meniskus dan lesi sendi lutut lainnya, yang perlu diperiksa oleh dokter untuk mengklarifikasi penyebabnya dan diobati secara aktif. 1. Popping fisiologis Hal pertama yang harus diperhatikan adalah suara letupan saat menekuk lutut disebabkan oleh faktor fisiologis. Sendi lutut adalah sendi besar dalam tubuh manusia, dan rongga sendi biasanya dalam keadaan tertutup sepenuhnya. Setiap kali lutut ditekuk, akan ada perubahan tekanan di dalam rongga, dan sedikit bunyi letupan dapat terjadi saat tekanan dilepaskan, sehingga menghasilkan bunyi letupan yang fisiologis. 2. Bunyi letupan patologis Hal ini dapat disebabkan oleh osteoartritis atau artritis rematoid pada sendi lutut, atau dapat disebabkan oleh kerusakan pada meniskus sendi lutut atau kondromalasia patella. Lesi ini dapat menyebabkan penyempitan ruang sendi lutut dan gesekan saat sendi bergerak, sehingga menimbulkan letupan saat lutut ditekuk. Lutut patologis yang muncul biasanya disertai dengan gejala seperti nyeri lutut, bengkak dan keterbatasan gerakan. Ketika muncul popping sendi dan disertai dengan gejala tidak nyaman lainnya, disarankan untuk pergi ke rumah sakit sesegera mungkin untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang penyakit yang ada, dan untuk mengobatinya dengan tepat, untuk mencegah kondisi semakin memburuk dan mempengaruhi kualitas hidup.