Paparan asap rokok sesekali pada umumnya tidak berbahaya, tetapi paparan asap rokok dalam jangka panjang dapat menyebabkan penyakit pernapasan, kerusakan sistem saraf pusat, kerusakan kardiovaskular, dan penurunan kekebalan tubuh.
1. Penyakit pernapasan: anak-anak kemungkinan besar akan mengalami kerusakan pada saluran pernapasan setelah menghirup asap rokok secara pasif, yang dapat bermanifestasi sebagai tenggorokan kering, batuk, batuk berdahak, dll. Pneumonia dapat terjadi jika terjadi infeksi gabungan.
2. Kerusakan sistem saraf pusat: setelah anak-anak menghirup asap rokok, zat-zat berbahaya dalam asap tersebut akan menyebabkan kerusakan pada sistem saraf pusat, menyebabkan pusing, hilang ingatan dan sebagainya.
3. Kerusakan kardiovaskular: Komponen berbahaya dari asap rokok masuk ke dalam aliran darah dan menyebabkan perubahan tekanan darah, detak jantung, dan fungsi pembuluh darah, yang dapat merusak sistem kardiovaskular dan menyebabkan penyakit kardiovaskular.
4. Penurunan kekebalan tubuh: anak-anak yang berada di lingkungan perokok pasif dalam waktu yang lama juga akan menyebabkan kerusakan pada sistem kekebalan tubuh, sehingga kekebalan tubuh anak menurun.
Paparan asap rokok dalam jangka panjang juga akan menimbulkan efek berbahaya lainnya pada anak, orang tua harus membiarkan anak menghindari paparan asap rokok, agar tidak mempengaruhi tumbuh kembangnya.