Pasien yang tidak tidur dan tidak mengantuk dianggap berkaitan dengan fakta bahwa korteks serebral pasien dalam keadaan tereksitasi, misalnya jika pasien berperilaku lebih bersemangat dan gelisah karena hal-hal tertentu, dalam hal ini pasien tidak merasa mengantuk dan mudah lelah, setelah suasana hati sudah stabil pasien akan merasa mengantuk karena orang tersebut perlu beristirahat. Kurangnya rasa kantuk juga dapat disebabkan oleh faktor patologis, seperti pasien memiliki gangguan sistem kejiwaan, misalnya pasien memiliki masalah seperti skizofrenia, yang juga dapat bermanifestasi tidak tidur dan tidak mengantuk. Mungkin juga ada masalah emosional, seperti gelisah atau mengoceh, dan pasien perlu segera memeriksakan diri ke rumah sakit untuk penilaian skala psikiatri untuk membantu mendiagnosis kondisi pasien dan memberikan pengobatan simtomatik.