Mesalazine umumnya digunakan dalam pengobatan penyakit Crohn dan kolitis ulserativa, yang menghambat sintesis prostaglandin dan leukotrien, dan juga menghambat pelepasan prostaglandin, menghambat migrasi dan degranulasi neutrofil, menghambat faktor pengaktif trombosit, dan dengan demikian menghambat respons inflamasi pada dinding usus. Obat ini biasanya diberikan satu jam sebelum makan, tetapi dosis obat yang tepat harus diputuskan oleh dokter sesuai dengan penyakitnya, dan fase akut dan pemeliharaan, serta dosis obat untuk berbagai penyakit berbeda. Obat ini relatif efektif dan memiliki profil keamanan yang relatif baik. Ketidaknyamanan perut dan kepala ringan, seperti mual, sakit kepala, dan pusing, dapat terjadi setelah pemberian. Obat ini tidak dapat digunakan untuk pasien dengan tukak lambung dan duodenum, dan juga dikontraindikasikan untuk pasien yang alergi terhadap salah satu bahannya.