Tahap akhir leukemia akut sudah sangat serius dan biasanya memerlukan rawat inap untuk pengobatan guna memperlambat perkembangan penyakit. 1. Secara umum, leukemia akut stadium akhir sangat serius dan dapat menimbulkan serangkaian gejala seperti defisiensi granulosit, demam tinggi, perdarahan yang meluas ke seluruh tubuh, petekie dan ekimosis pada kulit, pusing, sakit kepala, mual, muntah, atau bahkan muntah proyektil, penurunan tekanan darah, dan kegagalan sirkulasi. 2. Meskipun kondisi leukemia sangat serius pada stadium lanjut, masih mungkin untuk disembuhkan setelah pengobatan yang aktif dan efektif, sehingga yang terbaik adalah dirawat di rumah sakit. Pengobatan terutama dilakukan melalui transfusi darah, kemoterapi atau transplantasi sel punca hematopoietik. 3. Pertama, sel darah merah dan trombosit diimpor untuk meningkatkan kadar sel darah pasien dan memperbaiki gejala perdarahan dan anemia. Kedua, pengobatan anti leukemia dengan menggunakan kemoterapi kombinasi multi-obat. Terakhir, transplantasi sel punca hematopoietik dilakukan untuk membangun kembali fungsi hematopoietik dan kekebalan tubuh pasien, yang dapat menyembuhkan leukemia. Pada leukemia akut stadium lanjut, rawat inap di rumah sakit masih dianjurkan untuk secara aktif bekerja sama dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan guna memperlambat perkembangan penyakit. Jika kondisinya memungkinkan, transplantasi sel punca hematopoietik dapat dilakukan. Pasien harus menjaga suasana hati yang baik, memperhatikan nutrisi tambahan, berolahraga ringan, dan mencegah infeksi.