Kalsifikasi pineal sering terjadi pada orang dewasa dan lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia, dengan sekitar 75% orang dewasa normal menunjukkan kalsifikasi pineal pada CT scan. Diameternya biasanya berkisar antara 3 hingga 5 mm, tetapi terkadang bisa lebih luas. Adanya kalsifikasi pineal yang besar dan berpindah-pindah pada populasi pediatrik harus dipertimbangkan untuk kemungkinan adanya tumor di daerah pineal. Pengapuran biasanya normal seiring bertambahnya usia, tetapi pada kasus yang parah, perhatian medis yang cepat harus dicari untuk menghindari penundaan. Tindakan pencegahan diet untuk kalsifikasi pineal yang berpindah: 1. Jangan makan terlalu banyak makanan asin dan pedas, dan jangan makan makanan yang terlalu panas, terlalu dingin, kadaluarsa, dan basi. 2. Makanlah makanan pencegah kanker dan makanan alkali dengan kandungan alkali tinggi yang sesuai untuk mereka yang sudah tua dan lemah atau memiliki kecenderungan genetik terhadap penyakit tertentu, dan pertahankan kondisi mental yang baik. 3. Perhatikan suplementasi vitamin A, vitamin C dan vitamin E. Serat makanan, terutama serat makanan yang larut dalam air, dapat mengencerkan zat karsinogenik dalam usus dan meningkatkan ekskresinya. Sayuran dan buah-buahan segar kaya akan vitamin dan serat makanan. 4 . Selenium dapat membersihkan radikal bebas oksigen dan juga memperkuat fungsi kekebalan tubuh. Makanan hewani mengandung selenium: lebih banyak ikan daripada daging, lebih banyak daging daripada unggas dan telur, dan sayuran yang mengandung lebih banyak selenium adalah bawang putih, asparagus, jamur, bawang merah, tomat, kacang polong, selada, labu, dll. 5, untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh makanan, polisakarida makanan jamur memiliki peran meningkatkan fungsi kekebalan tubuh manusia, seperti polisakarida jamur, polisakarida jamur, dll.. Selain itu, kurma, wolfberry, dll. Juga memiliki efek meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.