Tidak ada obat yang disebut sebagai obat khusus untuk radang usus kronis, dan perlu diobati sesuai dengan penyebab dan gejalanya. Radang usus kronis dibagi menjadi penyakit radang usus, radang usus infeksi kronis, radang usus radiasi, dll. Obat yang berbeda harus dipilih sesuai dengan penyebabnya. 1. Penyakit radang usus: perlu diobati sesuai dengan periode penyakit yang berbeda. Radang usus ringan dapat diobati dengan penghambat asam aminosalisilat, seperti mesalazine dan sulfasalazine; radang usus sedang perlu diobati dengan glukokortikoid. 2. Radang usus menular kronis: Infeksi yang terus-menerus dengan mikroorganisme seperti Clostridium difficile dapat menyebabkan radang usus menular kronis. Gejala yang paling umum termasuk sakit perut kronis atau intermiten, nafsu makan yang buruk, dan diare. Pendarahan usus dan anemia defisiensi besi dapat terjadi pada infeksi yang parah. Kondisi ini dapat diobati dengan antibiotik seperti vankomisin dan metronidazol, dan perawatan bedah harus dilakukan jika terdapat obstruksi usus. 3. Radang usus akibat radiasi: Radioterapi abdomen atau panggul dapat merusak struktur usus, terutama ileum dan rektum. Diare dapat diatasi dengan agen antidiare seperti loperamide. Jika terdapat obstruksi usus dan perlengketan usus, pembedahan harus dilakukan tepat waktu. Semua obat di atas memiliki risiko tertentu, pasien perlu mendapatkan bimbingan dokter spesialis, jangan menggunakan obat secara pribadi, agar tidak menimbulkan bahaya dan menunda kondisi.