Tidur telentang umumnya tidak dianjurkan untuk pasien dengan hernia diskus.
Karena tulang belakang lumbal tubuh manusia memiliki kelengkungan tertentu, tidur telentang akan meningkatkan kelengkungan tulang belakang lumbal, sehingga menimbulkan tekanan pada otot punggung. Pada saat yang sama, tidur telentang juga akan menyebabkan tekanan pada organ-organ di rongga dada seperti paru-paru, jantung dan organ lainnya, sehingga mudah memicu rasa sesak di dada, sakit perut dan gejala lainnya. Selain itu tidur dengan posisi leher akan bias ke satu sisi, dalam waktu yang lama dapat membuat otot leher menjadi tegang, mempercepat degenerasi tulang belakang leher.
Penderita herniasi lumbal biasanya perlu memperhatikan kehangatan lumbal, jangan sering mengangkat benda berat, hindari menahan beban lumbal. Posisi tidur dapat memilih berbaring rata di atas tempat tidur papan yang keras, bisa juga dengan mengganjal bantal kecil di bagian pinggang.
Bagi pasien yang menderita herniasi lumbal, usahakan memilih tidur telentang, agar tidak tidur tengkurap pada pemulihan herniasi lumbal yang tidak baik, jika gejalanya terus tidak kunjung sembuh, disarankan untuk konsultasi ke rumah sakit tepat waktu.