Tidur tengkurap tidak banyak membantu meredakan kembung dan dapat memperparah gejalanya. Kembung dapat disebabkan oleh gangguan pencernaan, gastritis dan faktor lainnya, penyebabnya harus diklarifikasi untuk mempertimbangkan modifikasi pola makan, pengobatan atau bahkan pembedahan.
Jika Anda mengalami gejala kembung, tidak disarankan untuk tidur tengkurap. Karena tidur tengkurap tidak kondusif untuk gerakan peristaltik gastrointestinal, mungkin juga muncul rasa sesak di dada, sesak napas dan gejala lainnya.
1. Pengaturan pola makan: sebaiknya hindari asupan makanan yang menghasilkan gas, melalui olahraga ringan untuk meningkatkan gerakan peristaltik saluran cerna, dan menjaga kestabilan emosi juga dapat membantu.
2. Pengobatan: Dinamika saluran cerna seperti mosapride dan domperidone, alat bantu pencernaan seperti enzim pencernaan majemuk dan tablet enzim pankreas mitomisin, dan probiotik seperti tablet bifidobacterium tetrapunctate dan laktobasilus dapat membantu mengatur kondisi ini.
3. Perawatan bedah: perawatan endoskopi atau perawatan bedah dapat dipertimbangkan untuk polip saluran cerna, tumor, dan penyebab kembung lainnya.
Jika penyebab kembung tidak diketahui, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk tindakan perawatan khusus.