Ada banyak penyebab batuk kronis, dan pengobatan perlu disesuaikan dengan penyebabnya untuk meredakan gejala batuk secara efektif. Jika batuk kronis disebabkan oleh asma, asma varian batuk, dll., nebulisasi berguna. Namun, jika disebabkan oleh alasan lain seperti penyakit refluks gastro-esofagus (GERD), nebulisasi tidak berguna dan penyebab batuk perlu diatasi. Batuk kronis didefinisikan sebagai batuk yang berlangsung lebih dari 8 minggu dan dapat disebabkan oleh berbagai penyakit seperti asma, asma varian batuk, penyakit refluks gastro-esofagus, dan sindrom post-nasal drip. Jika batuk disebabkan oleh asma, asma varian batuk, penggunaan glukokortikosteroid seperti budesonid dan agonis beta seperti terbutalin dapat efektif dalam meredakan gejala batuk. Jika disebabkan oleh alasan lain seperti penyakit refluks gastro-esofagus (GERD), nebulisasi biasanya tidak berguna dan penyebabnya perlu diatasi. Sebagai contoh, pada GERD, penghambat pompa proton seperti omeprazole diperlukan untuk meredakan gejala batuk. Pasien batuk kronis harus pergi ke rumah sakit secara teratur untuk diperiksa, untuk mengklarifikasi penyebab spesifik penyakit, dan memilih metode pengobatan yang tepat sesuai dengan penyebab penyakit. Pada saat yang sama, pasien batuk kronis juga harus menjaga pola makan yang baik dalam kehidupan sehari-hari.