Cara mengobati insomnia parah

  Insomnia adalah penurunan kualitas dan durasi tidur karena kesulitan tidur atau tidur secara konsisten. Insomnia yang parah akan mempengaruhi fungsi otak dan pengobatannya meliputi dua aspek.  1. Terapi perilaku dan konseling psikologis: pemahaman yang tepat tentang insomnia, pengembangan kebiasaan tidur yang baik, pencegahan dan koreksi perilaku dan persepsi tidur yang buruk, dan konseling psikologis untuk menghilangkan kekhawatiran dan ketakutan tentang insomnia. Misalnya, memilih lingkungan tidur yang cocok, mengurangi jumlah waktu yang dihabiskan di tempat tidur, segera bangun ketika Anda tidak bisa tidur, membiasakan diri bangun pada waktu yang sama setiap hari, tidak peduli jam berapa Anda tidur, mengurangi atau menghilangkan tidur siang, dll. Memilih posisi tidur yang cocok dan merilekskan tubuh dengan merendam kaki sebelum tidur juga akan memainkan peran pendukung. Selain itu, hindari terlalu kenyang atau lapar sebelum tidur, kurangi perubahan suasana hati dan pertahankan keadaan pikiran yang damai.  2 . Pengobatan: Jika pengobatan perilaku gagal, pengobatan dapat digunakan. Obat yang umum digunakan adalah benzodiazepin (diazepam, eszopiclone, dll.) dan non-benzodiazepin (misalnya zolpidem tartrate, zopiclone, zaleplon, dll.) serta obat lain yang membantu tidur (misalnya antidepresan, antisemitik atipikal). Namun demikian, penting untuk menyadari ketergantungan obat dan gejala-gejala yang muncul kembali ketika menghentikan pengobatan dan mengikuti prinsip pengobatan individual dan berdasarkan kebutuhan.  Oleh karena itu, ketika insomnia hadir, penting untuk mencari pemicu dan penyebab gejala insomnia sehingga dapat mengobati penyebabnya, dan bila tidak, untuk secara aktif mencari perhatian medis dan pengobatan yang wajar dan efektif di bawah pengawasan medis.