Ruam cacar monyet biasanya tumbuh di wajah, telapak tangan, kaki, mukosa mulut, alat kelamin, konjungtiva, dan kornea.
Area ruam cacar monyet yang paling umum adalah di wajah, di mana sekitar 95% pasien akan mengalami ruam. Kedua, ruam juga ditemukan di telapak tangan dan kaki pada sekitar 75% kasus. Selain itu, ruam muncul di selaput lendir mulut, sehingga mempengaruhi kemampuan pasien untuk makan. Selain itu, alat kelamin, konjungtiva, dan kornea mata juga terlibat dalam berbagai tingkat.
Ruam cacar monyet pada awalnya muncul sebagai papula dengan dasar yang rata, dan ruam dapat secara berurutan melewati makula, papula, herpes, pustula, dan akhirnya kerak, yang dapat meninggalkan bekas luka. Herpes ini muncul selama sekitar 10 hari dan kemudian dapat berkerak dan rontok. Beberapa pasien dapat mengalami infeksi bakteri karena perawatan herpes yang buruk, yang menyebabkan gejala seperti nanah.
Pasien dengan gejala yang terkait dengan infeksi virus cacar monyet harus mencari pertolongan medis dan perawatan seperti yang diresepkan oleh dokter mereka.