Nyeri testis pada anak usia sembilan tahun sebagian besar dianggap terkait dengan trauma, lesi genital akut dan kronis, serta nyeri yang menjalar yang disebabkan oleh penyakit lain. 1. Trauma: ketika testis anak berusia sembilan tahun mengalami ekstrusi, benturan, dan kekuatan eksternal lainnya, hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada testis, sehingga menyebabkan gejala nyeri testis. 2. Lesi genital akut: lesi akut pada testis, seperti torsio testis dan orkitis akut, dapat menyebabkan cedera testis, yang mengakibatkan nyeri testis dan nyeri mendadak pada anak-anak. 3. Lesi genital kronis: seperti tumor testis, syringomyelia testis, varikokel, dan lesi kronis lainnya, yang dapat menghasilkan rangsangan berulang dalam jangka panjang pada testis, dan secara bertahap menyebabkan kerusakan testis pada tingkat tertentu, sehingga menyebabkan nyeri testis dan gejala lainnya. 4. Nyeri radiasi dari penyakit lain: nyeri yang disebabkan oleh penyakit seperti batu ureter dapat menjalar ke testis, sehingga menyebabkan nyeri yang menjalar pada testis. Anak-anak berusia sembilan tahun dengan gejala nyeri testis, dianjurkan untuk mencari perhatian medis tepat waktu untuk mengklarifikasi penyebab rasa sakit dan kemudian secara aktif mengobatinya, agar tidak menunda kondisinya.