Apa yang menyebabkan puting pecah-pecah?

Puting pecah-pecah biasanya disebabkan oleh kebiasaan menyusui yang salah, kurangnya perhatian terhadap kebersihan puting dan kekeringan yang berlebihan pada area payudara wanita.
1. Kebiasaan menyusui yang salah: Puting pecah-pecah biasanya terjadi saat menyusui, karena kulit payudara dan puting sangat halus, postur menyusui ibu dan bayi yang tidak benar, pompa ASI dan rangsangan lain pada area puting, mudah menyebabkan puting pecah-pecah. Disarankan untuk menyesuaikan postur dan kebiasaan menyusui untuk melindungi puting dan meringankan gejala puting pecah-pecah.
2. Tidak memperhatikan kebersihan puting: Jika payudara dan puting dibiarkan dalam lingkungan yang tidak dibersihkan dan higienis dalam jangka waktu yang lama, maka akan mudah terinfeksi dan menyebabkan puting pecah-pecah. Disarankan untuk menggunakan kapsul amoksisilin dan obat lain untuk mengurangi peradangan dan antibakteri untuk meringankan gejala puting pecah-pecah.
3. Area payudara wanita terlalu kering: bayi mengandung postur puting yang tidak benar, tidak mengandung sebagian besar areola atau sering menggunakan alkohol, sabun dan rangsangan lain pada payudara dan puting, mudah menyebabkan puting pecah-pecah. Disarankan untuk mencuci area puting dengan air dan menggunakan salep eritromisin untuk melembabkan puting dan meringankan gejala keretakan.
Selain itu, kondisi lain seperti trauma juga dapat menyebabkan puting pecah-pecah, sebaiknya pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk pemeriksaan, untuk memperjelas penyebab penyakit, ikuti petunjuk dokter untuk menerima pengobatan, penggunaan obat perlu dilakukan di bawah bimbingan dokter.