Pencegahan serangan asma bronkial terjadi pada waktu-waktu tertentu dalam setahun, seperti awal musim semi dan akhir musim panas/awal musim gugur pada bulan September. Keduanya merupakan periode dengan tingkat kejadian asma yang tinggi. Hal ini menyebabkan banyak masalah bagi pasien. Jadi, bagaimana Anda mencegah serangan asma? 1. Pertama, asma adalah penyakit keturunan dan memiliki berbagai manifestasi yang kompleks. Jika Anda memiliki riwayat asma dalam keluarga Anda, Anda harus memperhatikannya sejak Anda hamil, misalnya, selama kehamilan, Anda dapat makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan seperti apel dan ceri. Wanita hamil sebaiknya tidak merokok, termasuk perokok pasif, karena ada bukti yang pasti bahwa rokok meningkatkan kejadian asma pada bayi dan anak-anak. 2. Kedua, cobalah untuk menyusui setelah melahirkan, sebaiknya dalam jangka waktu yang lebih lama, 4-6 bulan atau lebih. Menyusui tentunya dapat mengurangi terjadinya asma. 3. Renovasi rumah. Kami sering menjumpai pasien di klinik rawat jalan yang mengalami serangan atau eksaserbasi asma setelah pindah ke rumah yang baru direnovasi. Bahan-bahan renovasi yang digunakan saat ini, bahkan dengan sangat hati-hati, pasti mengandung zat-zat yang menyebabkan alergi seperti bau yang mengiritasi. Setelah merenovasi rumah, yang terbaik adalah membiarkannya berventilasi untuk jangka waktu yang lama, dan untuk berapa lama tepatnya, tidak ada bukti penelitian yang merekomendasikan enam bulan atau lebih. Termasuk polusi mobil mobil juga harus diperhatikan. 4, pengujian alergen. Umumnya tidak ada pasien item rutin kursi yang direkomendasikan. Tetapi jika tes keluar dengan sangat jelas setiap zat alergi, menyebabkan asma, disarankan agar Anda masih bisa mencobanya. 5, pencegahan obat obat Barat, saat ini direkomendasikan dalam serangan asma yang diharapkan sekitar setengah bulan sebelum penggunaan inhaler kortikosteroid seperti flutikason, budesonide, atau beclometasone, salah satu inhalasi saluran napas dapat mengurangi atau sampai batas tertentu mengurangi terjadinya serangan asma. Montelukast sodium juga digunakan sebagai obat pencegah serangan asma. 6. Diet. Cobalah untuk makan sedikit atau tidak sama sekali makanan yang merangsang, seperti cabe, produk acar air garam, dan tentu saja penelitian harus lebih dikontraindikasikan. Diet harus bergizi dan mudah dicerna. Jika sudah jelas bahwa alergi makanan menyebabkan asma, makanan tersebut harus benar-benar dihindari. 7. Olahraga. Berolahragalah dengan tepat, seperti berlari, berenang, dll., tetapi sesuai dengan keadaan masing-masing untuk menentukan. Kualitas air untuk berenang juga merupakan masalah yang perlu diperhatikan. 8, pengobatan Tiongkok. Beberapa ramuan Cina dapat digunakan dengan tepat, seperti Astragalus, Atractylodes goreng, dll., Tetapi yang terbaik adalah melakukannya di bawah bimbingan dokter. Kebersihan dan higienitas. Sebaiknya tidak memelihara hewan peliharaan seperti anjing dan kucing di rumah. Jangan meletakkan karpet. Cuci tempat tidur, sprei, bantal sofa, dan lain-lain secara teratur. Secara teratur melakukan pembersihan rumah secara menyeluruh karena selain tungau debu rumah, sekresi dari tikus, kecoa, dan lain-lain juga merupakan faktor risiko asma.