Air mani yang bening biasanya normal. Air mani biasanya berwarna putih pucat atau putih susu saat pertama kali ejakulasi, atau kekuningan jika sudah lama tidak ejakulasi, dan tembus cahaya saat dicairkan. Jika air mani berwarna bening, hal ini mungkin terkait dengan ejakulasi yang terlalu sering atau penyakit tertentu. 1. Fenomena fisiologis: pria melakukan hubungan seks atau masturbasi berkali-kali dalam waktu singkat dan mengeluarkan sperma, yang dapat menyebabkan penurunan konsentrasi sperma secara terus menerus di dalam air mani, dan kemudian fenomena air mani tembus pandang terjadi. 2. Fenomena patologis: (1) Peradangan: Air mani tidak hanya mengandung sperma, tetapi juga cairan vesikula seminalis, cairan prostat, dan cairan gonad lainnya. Penyakit seperti adenitis vesikula seminalis dan prostatitis dapat menyebabkan peradangan pada cairan kelenjar ini, yang pada gilirannya menyebabkan warna air mani yang abnormal. (2) Oligospermia dan azoospermia: Hal ini dapat menyebabkan jumlah sperma yang rendah atau tidak ada sama sekali dalam air mani pasien, yang juga dapat menyebabkan warna air mani yang tidak normal. Jika ejakulasi ditemukan tidak normal, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sesegera mungkin untuk pemeriksaan, klarifikasi kondisi, dan pengobatan aktif.