Kanker paru tidak diwariskan dari satu generasi ke generasi lainnya, tetapi memiliki tingkat agregasi keluarga tertentu, dan orang-orang yang kerabatnya menderita kanker paru lebih mungkin menderita penyakit ini daripada orang normal.
Kanker paru adalah tumor ganas yang umum terjadi, dan penyebabnya terkait dengan berbagai faktor seperti kebiasaan buruk sehari-hari (misalnya merokok), paparan jangka panjang terhadap debu, tar batu bara, formaldehid dan zat lain, serta gen keluarga. Penyebab kanker paru sangat rumit dan belum jelas, dan kanker paru tidak bersifat turunan dan tidak akan diwariskan dari generasi ke generasi.
Kanker paru memiliki tingkat agregasi keluarga tertentu, dan pasien yang orang tuanya menderita kanker paru memiliki peluang yang relatif lebih tinggi untuk mengidapnya pada keturunan mereka. Oleh karena itu, kelompok orang ini harus melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur, mengembangkan kebiasaan hidup yang baik, menahan diri untuk tidak merokok dan minum alkohol, dan sering berventilasi untuk mencegah penyakit ini. Jika ada gejala seperti batuk jangka panjang dan ketidaknyamanan tenggorokan, mereka harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mendapatkan perawatan profesional.