Penyebab utama pterigium pada mata antara lain sinar ultraviolet, peradangan kronis pada mata, infeksi virus, dan faktor genetik. 1. Sinar ultraviolet: Paparan sinar ultraviolet merupakan penyebab umum pterigium pada mata, karena paparan sinar ultraviolet dapat menyebabkan lesi pada permukaan bola mata pasien. 2. Peradangan kronis pada bola mata: jika bola mata pasien dirangsang oleh serbuk sari, angin, dan pasir dalam waktu yang lama, hal ini dapat menyebabkan peradangan kronis pada permukaan bola mata, yang dapat membuat mata pasien menjadi pterigium. 3. Infeksi virus: Infeksi virus herpes simpleks dapat meningkatkan risiko terjadinya pterigium pada mata pasien. 4. Faktor genetik: Mutasi pada gen P53 juga dapat meningkatkan risiko pterigium. Selain faktor-faktor di atas, nelayan, petani, pekerja konstruksi, dll., yang terpapar sinar ultraviolet dalam waktu yang lama, dan bola matanya mudah teriritasi oleh benda asing, juga rentan terhadap pterigium. Disarankan agar pasien yang mengalami pterigium pada mata segera memeriksakan diri ke dokter untuk memeriksa kondisinya dan mengikuti petunjuk dokter untuk pengobatan.