Perkembangan karsinoma sel skuamosa laring belum sepenuhnya diketahui, dan mungkin terkait dengan merokok, konsumsi alkohol, polusi udara, faktor pekerjaan, hormon seks, kekurangan zat gizi mikro, dan alasan lainnya. 1. Merokok: merupakan salah satu faktor risiko independen yang penting dari karsinoma sel skuamosa laring. Tembakau akan menghasilkan tar asap setelah dibakar, dan benzo (a) pyrene yang terkandung di dalamnya memiliki efek karsinogenik tertentu, yang dapat menyebabkan perkembangan karsinoma sel skuamosa laring. 2. Konsumsi alkohol: kemungkinan terjadinya karsinoma sel skuamosa laring lebih tinggi pada mereka yang minum alkohol daripada mereka yang tidak. 3. Polusi udara: sulfur dioksida, debu, arsenik, dan zat-zat lain yang dihasilkan oleh industri dapat menyebabkan perkembangan karsinoma sel skuamosa laring. 4. Faktor pekerjaan: pekerjaan yang membutuhkan paparan jangka panjang terhadap bahan kimia beracun, seperti asbes, gas mustard, dan lain-lain, juga dapat menyebabkan karsinoma sel skuamosa laring. 5. Hormon seks: beberapa penelitian menunjukkan bahwa kadar testosteron pasien kanker laring akan lebih tinggi daripada orang normal, dan estrogen akan lebih rendah, tetapi kadar testosteron akan menurun dengan jelas setelah pengangkatan tumor. 6. Kekurangan zat gizi mikro: kekurangan zat gizi mikro dapat menyebabkan perubahan struktur dan fungsi enzim, mempengaruhi pertumbuhan dan pembelahan sel, serta mutasi gen, yang menyebabkan kanker laring. Mereka yang memiliki faktor-faktor di atas disarankan untuk pergi ke rumah sakit untuk konsultasi guna mengklarifikasi penyebab spesifik dan mengikuti petunjuk dokter untuk pengobatan jika perlu.