Kelopak susu yang tertarik dalam waktu lama dapat menjadi tanda gangguan pencernaan, yang dalam jangka panjang dapat menyebabkan malnutrisi pada bayi, yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya.
Sistem pencernaan bayi belum berkembang dengan baik, saluran pencernaan terstimulasi oleh dingin dalam waktu yang lama atau pola makan bayi tidak tepat (misalnya makanan pendamping ASI tidak ditambahkan secara wajar atau susu formula tidak sesuai untuk bayi, dll.). Hal ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan munculnya kelopak susu dalam tinja. Hal ini dapat menyebabkan kekurangan gizi dan menurunkan kekebalan tubuh, yang akan berdampak negatif pada pertumbuhan dan perkembangan bayi.
Dalam keadaan normal, munculnya kelopak susu pada tinja bayi adalah hal yang normal dan tidak memerlukan penanganan khusus. Jika kelopak susu muncul dalam tinja untuk waktu yang lama, disarankan untuk mencari saran medis dan perawatan di bawah bimbingan dokter untuk menghindari konsekuensi yang merugikan.