Apa yang salah dengan amandel putih?

Pemutihan amandel dapat merupakan manifestasi klinis dari faringitis mononukleosis, tonsilitis ruang bawah tanah akut, difteri faring, dan penyakit lainnya.
1. Faringitis mononukleosis: penyakit ini bersifat akut dan umum terjadi pada anak-anak. Amandel berwarna merah dan bengkak, dengan ulserasi dan eksudat putih keabu-abuan yang melekat, yang dapat dengan mudah dibersihkan. Lesi jarang melampaui amandel.
2. Tonsilitis kriptogenik akut: Infeksi streptokokus B-hemolitik, stafilokokus, basil influenza, dan adenovirus dapat menyebabkan penyakit ini. Amandel tersumbat dan bengkak, dan terdapat ampas kacang kedelai di dalam kriptus yang terdiri dari sel epitel yang terlepas, fibrin, leukosit dan bakteri, dll., yang secara bertahap dapat meningkat dan meluap dari kriptus, dan kadang-kadang terhubung satu sama lain dalam sepotong yang berbentuk seperti pseudomembran, yang mudah dibersihkan.
3. Difteri faring: penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh Corynebacterium diphtheriae yang ganas, pseudomembran putih keabu-abuan di dalam dan di sekitar amandel, sering kali meluas di luar area amandel, tidak mudah diseka, jika diseka akan mudah berdarah, dan sering kali lebih berat di satu sisi dan lebih ringan di sisi lain.
Munculnya amandel putih perlu secara aktif mencari perawatan medis, pemeriksaan sistematis, diagnosis yang jelas.