Manajemen perlekatan bekas luka dan jaringan parut yang tertekan

Jaringan parut adalah produk yang tak terelakkan dari penyembuhan luka. Jika terdapat juga kerusakan kulit, jaringan subkutan atau bahkan kerusakan jaringan dalam atau infeksi, luka akan sembuh karena perlekatan bekas luka, membentuk deformitas yang tertekan dengan permukaan yang secara signifikan lebih rendah daripada permukaan kulit normal di sekitarnya, yang memengaruhi penampilan. Perawatan perlekatan bekas luka (a) Metode tusuk jarum 1. Metode 1 Setelah anestesi lokal, jarum berukuran 16 gauge digunakan untuk mengipasi dan melonggarkan persimpangan antara bekas luka dan jaringan normal. 2. Metode 2 Jarum suntik 10 mL yang biasa dipasang pada jarum digunakan untuk mengipasi dan melonggarkan bekas luka pada sambungan antara bekas luka dan jaringan normal saat memberikan saline adrenalin untuk penilaian volume cangkok lemak, atau saat menyuntikkan anestesi lokal. (ii) Metode pemotongan benang Benang sutra 3-0 atau 4-0 yang dilekatkan pada jahitan rumah tangga biasa atau jarum Keith dilewatkan secara subliminal di sekeliling perlekatan dan pada jarak 1 cm dari persimpangan bekas luka dan jaringan normal, dengan titik masuk yang sama dengan titik keluar, melalui ujung benang yang dapat digerakkan, dengan menggunakan permukaan jahitan yang kasar untuk memotong jaringan yang melekat untuk tujuan pelepasan. (iii) Metode pemisahan garpu Toledo Tersedia dalam berbagai ukuran yang berbeda dan diaplikasikan dengan membuat sayatan pada kulit sesuai dengan lebar garpu dan kemudian memisahkan perlengketan. Coleman membuat lubang lateral di belakang garpu untuk memudahkan operasi. (i) Metode tusuk jarum 1. Metode 1 Setelah anestesi lokal, jarum berukuran 16 digunakan untuk mengibaskan dan melonggarkan bekas luka di persimpangan dengan jaringan normal. 2. Metode 2 Jarum suntik 10 mL yang umum yang dipasang pada jarum digunakan untuk mengipasi tusukan dan melonggarkan bekas luka di persimpangan dengan jaringan normal saat memberikan saline adrenalin untuk penilaian volume cangkok lemak, atau saat menyuntikkan anestesi lokal. (ii) Metode pemotongan benang benang sutra 3-0 atau 4-0 yang dilekatkan pada jahitan rumah tangga biasa atau jarum Keith dilewatkan secara subliminal di sekeliling perlekatan dan pada jarak 1 cm dari persimpangan bekas luka dan jaringan normal, dengan titik masuk yang sama dengan titik keluar, melalui ujung benang yang dapat digerakkan, dengan menggunakan permukaan jahitan yang kasar untuk memotong jaringan yang melekat untuk tujuan pelepasan. (iii) Metode pemisahan garpu Toledo tersedia dalam berbagai ukuran dan diaplikasikan dengan membuat sayatan pada kulit sesuai dengan lebar garpu dan kemudian memisahkan perlengketan; Coleman membuat lubang lateral di belakang garpu untuk memudahkan operasi. (iv) Metode pisau jarum kecil Setelah anestesi lokal, pisau jarum kecil digunakan untuk mengipasi dan melepaskan bekas luka di persimpangan dengan jaringan normal. (v) Metode pelepasan langsung Pada kasus di mana terdapat bekas luka adneksa, bekas luka adneksa dihilangkan dan kemudian dipisahkan secara tumpul dari jaringan normal dengan tang rahang nyamuk untuk membentuk rongga.