Saat ini tes asam nukleat umumnya disebut sebagai Tes Asam Nukleat Mahkota Baru, dan penelitian klinis dan penelitian yang relevan saat ini menunjukkan bahwa diet tidak memengaruhi hasil tes asam nukleat. Belum ditemukan bahwa mengonsumsi makanan tertentu sebelum tes asam nukleat akan menghasilkan hasil yang positif, tetapi disarankan agar tidak ada makanan yang dimakan dalam waktu 2 jam sebelum tes asam nukleat, tidak ada air dalam jumlah banyak yang dikonsumsi setengah jam sebelum tes, terutama minuman berkarbonasi, alkohol, dll. Disarankan juga agar tidak ada rokok yang diisap atau permen karet yang dikunyah untuk menghindari rasa tidak nyaman selama proses pengambilan sampel. Tes asam nukleat saat ini digunakan untuk memeriksa keberadaan infeksi virus corona baru, sebagian besar dengan mengambil usap tenggorokan atau usap hidung. Perhatian yang cermat terhadap kebersihan mulut dan hidung, relaksasi, dan mengenakan masker diperlukan sebelum tes. Ada juga tes lain seperti dahak, cairan kelamin, darah, feses, urin, dll. Tindakan pencegahannya tidak persis sama, jadi disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau unit pengujian Anda terlebih dahulu.