Jika pasien masih mengalami nyeri saat berjalan 5 bulan setelah patah tulang pergelangan kaki kanan, mungkin karena latihan fungsional yang tidak mencukupi, penyembuhan patah tulang yang buruk, atau artritis traumatis, dll. Dalam kasus ini, pasien tidak boleh melakukan apa pun sendiri. Pada saat ini, pasien tidak boleh merawatnya sendiri, tetapi harus kembali ke departemen ortopedi untuk ditindaklanjuti untuk mengetahui penyebab penyakitnya, dan kemudian mengambil tindakan seperti latihan fungsional, penggunaan obat antiinflamasi, perawatan bedah, dan sebagainya. 1. Latihan fungsional: Untuk beberapa pasien dengan perlekatan sendi pergelangan kaki yang disebabkan oleh latihan fungsional yang tidak mencukupi dan gejala nyeri yang menyertainya, latihan fungsional harus diperkuat terlebih dahulu. Misalnya, pasien dapat pergi ke departemen rehabilitasi profesional dan meminta dokter rehabilitasi untuk melakukan aktivitas pasif pada sendi pergelangan kaki, sehingga secara bertahap melonggarkan struktur adhesi dan memperluas mobilitas sendi pergelangan kaki. 2. Penerapan obat anti-inflamasi dan analgesik: untuk pasien dengan artritis traumatis, perlu untuk mengurangi penggunaan timbulnya sendi dan menerapkan beberapa obat anti-inflamasi dan analgesik pada pasien, seperti celecoxib, meloxicam dan sebagainya. Untuk beberapa pasien yang merasakan nyeri yang tak tertahankan selama latihan fungsional, obat-obatan tersebut juga dapat diberikan untuk meredakan nyeri. 3. Pembedahan: Untuk pasien dengan perlekatan yang sangat parah, sendi pergelangan kaki dapat dilonggarkan melalui pembedahan. Untuk pasien dengan fraktur yang tidak menyatu, pembedahan sekunder dapat dilakukan untuk menanamkan tulang dan fiksasi internal. Disarankan agar pasien berkonsultasi dengan dokter tepat waktu dan mengikuti petunjuk dokter, jangan sembarangan menggunakan obat.