Tidak ada waktu yang baku untuk EKG, EKG dapat dilakukan kapan pun diperlukan, meskipun disarankan agar EKG dilakukan pada saat timbulnya gejala untuk memudahkan diagnosis dan identifikasi penyakit. Elektrokardiogram digunakan untuk memeriksa adanya iskemia miokard, aritmia, dan pembesaran jantung dengan menangkap aktivitas listrik jantung. Oleh karena itu, pemeriksaan EKG dilakukan pada saat timbulnya gejala untuk memudahkan diagnosis dan identifikasi penyakit. Sebagai contoh, jika pasien mengalami nyeri dada, sesak dada, sesak napas, dan sebagainya, disarankan untuk melakukan pemeriksaan EKG sesegera mungkin. EKG tanpa gejala juga dapat disimpan dan dibandingkan dengan EKG pada saat timbulnya gejala, yang dapat membantu menentukan apakah ada kemungkinan aritmia, iskemia miokard, dan patologi jantung lainnya.