Jaringan parut, atau keloid, adalah istilah klinis untuk jaringan parut. Setelah operasi, jaringan parut keloid dapat dicegah dengan perlindungan harian dan pengobatan. 1. Perlindungan harian: Pasien keloid harus menghindari infeksi luka setelah operasi, menjaga area luka tetap kering dan bersih; pada saat yang sama, mengurangi cedera sekunder pada luka, dan menghindari meremas luka saat membalut area yang terkena, sehingga memberikan lingkungan penyembuhan yang baik untuk luka. 2. Pengobatan: Pasien keloid dapat menggunakan obat untuk menghambat proliferasi keloid setelah sayatan sembuh total, seperti salep krim kumulonimbus, gel silikon, pembalut gel silikon, dll. Setelah keloid proliferatif distabilkan, luka akan kering dan bersih. Setelah bekas luka proliferatif distabilkan, suntikan lokal obat pelembut bekas luka, seperti trimetoprim dan obat glukokortikoid lainnya, juga dapat digunakan. Semua obat di atas harus digunakan di bawah bimbingan dokter spesialis, hindari pengobatan sendiri. Pasien keloid yang mengalami gejala gatal setelah operasi harus menghindari menggaruk, yang dapat menyebabkan ulserasi luka dan merangsang hiperplasia keloid lagi.