Dalam praktik klinis, penurunan aliran menstruasi dikaitkan dengan faktor-faktor berikut: pertama, diet yang berlebihan, yang mengakibatkan kekurangan nutrisi, protein dan lemak subkutan, yang juga dapat mengurangi aliran menstruasi. Kedua, pola hidup yang tidak teratur dan begadang di malam hari dapat menyebabkan gangguan endokrin, yang juga dapat mengurangi aliran menstruasi. Ketiga, sering marah dan depresi dalam kehidupan sehari-hari dapat mengurangi aliran menstruasi. Keempat, aborsi yang dilakukan berulang kali dapat menyebabkan kerusakan pada endometrium, mengakibatkan perlengketan pada rongga rahim, terutama pada beberapa kasus, yang dapat menyebabkan berkurangnya aliran menstruasi. Kelima, kegagalan ovarium prematur, misalnya, jika fungsi ovarium menurun sebelum usia 40 tahun, diagnosis klinis kegagalan ovarium prematur dapat menyebabkan penurunan aliran menstruasi.