Tidak ada informasi resmi mengenai berapa lama seseorang dapat hidup dengan pneumonia obstruktif, yang perlu dinilai berdasarkan penyebab utama pasien. Prognosisnya lebih baik jika disebabkan oleh sumbatan benda asing, dan lebih buruk jika disebabkan oleh faktor-faktor seperti tuberkulosis atau tumor. Pasien dengan pneumonia obstruktif dapat mengalami gejala seperti batuk, dahak, demam, dan dahak berdarah, tetapi tidak ada data klinis spesifik mengenai berapa lama pasien dengan pneumonia obstruktif dapat hidup. Prognosis pasien dengan pneumonia obstruktif perlu didasarkan pada penyebab penyakit pasien. Jika pneumonia obstruktif disebabkan oleh benda asing, prognosis pasien relatif baik setelah perawatan yang tepat waktu dan teratur. Jika pneumonia obstruktif disebabkan oleh tuberkulosis atau tumor, prognosis pasien relatif buruk. Harapan hidup pasien dengan pneumonia obstruktif tidak dapat digeneralisasi, dan disarankan agar pasien mencari perawatan medis tepat waktu dan mengikuti instruksi dokter untuk mencegah kondisi memburuk.