Mungkinkah bayi berusia 2 bulan yang mengonsumsi susu formula dengan baik menderita cerebral palsy?

Bayi berusia 2 bulan yang mengonsumsi susu formula dengan baik belum tentu menderita cerebral palsy, dan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum diagnosis dan pengobatan.
Manifestasi klinis cerebral palsy umumnya meliputi keterlambatan perkembangan motorik, gangguan gerakan anggota tubuh, tonus otot yang tidak normal, postur tubuh yang tidak normal, dan refleks yang tidak normal. Anak-anak dengan cerebral palsy tertinggal dalam proses perkembangan, dan gerakan mereka seperti mengangkat, duduk dan berdiri tertinggal dari anak-anak normal. Bayi berusia 2 bulan yang pandai minum susu bubuk dan tidak memiliki kelainan di atas belum tentu menderita cerebral palsy.
Anak-anak dengan cerebral palsy biasanya memiliki tonus otot yang tidak normal, dan berbagai postur tubuh yang tidak normal karena tonus otot yang tertunda dan refleks primitif. Anak-anak dengan cerebral palsy mengalami keterlambatan beberapa refleks primitif, refleks tendon aktif, dan dapat muncul dengan klonus pergelangan kaki.
Jika Anda mencurigai bayi Anda yang berusia 2 bulan menderita cerebral palsy atau memiliki manifestasi di atas dan perilaku abnormal, disarankan agar Anda pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk pemeriksaan komprehensif seperti MRI kranial untuk membuat diagnosis pasti dan pengobatan aktif.