Cara mengobati fraktur avulsi ilium pada remaja

Pada remaja dengan fraktur avulsi ilium, pengobatan konservatif dapat digunakan pada kasus yang tidak terlalu parah, seperti saat fragmen fraktur kecil dan tidak bergeser secara signifikan. Untuk lesi yang lebih serius, diperlukan perawatan bedah. Pada tahap pemulihan selanjutnya, pasien perlu diinstruksikan untuk melakukan latihan fungsional yang sesuai. 1. Perawatan konservatif: Pada kebanyakan kasus, lesi pada pasien ini ringan. Perawatan konservatif dapat dilakukan saat ini. Dalam proses pengobatan, penyangga dapat digunakan untuk memperbaiki lokasi lesi pasien, dan pasien diharuskan untuk melanjutkan tirah baring selama 2 ~ 4 minggu. Pada saat yang sama, beberapa obat anti-inflamasi dan analgesik dapat diterapkan pada pasien ini, seperti nimesulide dan natrium diklofenak. 2. Perawatan bedah: Untuk beberapa pasien dengan lesi yang parah, perawatan bedah harus dilakukan. Misalnya, jika blok fraktur besar dan perpindahannya sangat jelas, pembedahan harus dilakukan untuk mengatur blok fraktur yang sesuai dan menggunakan sekrup dan perangkat lain untuk fiksasi internal. 3. Latihan fungsional: Pada tahap akhir pemulihan, pasien harus diinstruksikan untuk melakukan latihan fungsional. Misalnya, pasien harus diinstruksikan untuk berlatih mengangkat kaki lurus di tempat tidur atau berjalan perlahan di atas tanah. Dianjurkan agar pasien pergi ke departemen ortopedi tepat waktu untuk menerima perawatan standar, jangan sembarangan menggunakan obat.